Mengatasi Masalah Produksi dengan Odoo Manufacturing
Bagaimana PT Jidoka System Indonesia Membantu Perusahaan Mengatasi Masalah Produksi dengan Odoo Manufacturing
5 May, 2026 by
Hendi Hidayat



Di era industri modern, perusahaan manufaktur menghadapi tantangan yang semakin kompleks: keterlambatan produksi, kesalahan perencanaan bahan baku, hingga kurangnya visibilitas proses produksi. Banyak perusahaan masih mengandalkan spreadsheet atau sistem terpisah yang membuat data tidak sinkron dan keputusan menjadi lambat.

Sebagai partner implementasi ERP, PT Jidoka System Indonesia membantu perusahaan manufaktur mengatasi tantangan tersebut melalui solusi ERP terintegrasi dari Odoo S.A., khususnya modul Odoo Manufacturing (MRP).

Artikel ini akan membahas bagaimana Odoo Manufacturing mampu menyelesaikan permasalahan produksi secara menyeluruh.

Tantangan Umum di Industri Manufaktur

Sebelum implementasi sistem, banyak perusahaan mengalami masalah berikut:

1. Perencanaan Produksi Tidak Akurat

Produksi sering terlambat karena:

  • Perhitungan kebutuhan bahan baku manual

  • Tidak ada forecasting yang jelas

  • Jadwal produksi sering berubah mendadak

Akibatnya: lead time panjang dan biaya membengkak.

2. Stok Bahan Baku Tidak Terkontrol

Masalah klasik:

  • Overstock → modal tertahan

  • Stockout → produksi berhenti

  • Tidak tahu stok real-time

Tanpa sistem terintegrasi, tim gudang dan produksi sering tidak sinkron.

3. Kurangnya Visibilitas Proses Produksi

Manajemen sulit menjawab pertanyaan penting:

  • Order produksi sedang di tahap mana?

  • Mesin mana yang paling sibuk?

  • Produk mana paling menguntungkan?

Tanpa data real-time → keputusan berbasis asumsi.

4. Human Error & Pencatatan Manual

Penggunaan Excel dan kertas menyebabkan:

  • Kesalahan input data

  • Duplikasi pekerjaan

  • Sulit melakukan audit produksi

Solusi: Odoo Manufacturing (MRP)

Melalui implementasi Odoo, PT Jidoka menghadirkan sistem produksi yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

1. Bill of Materials (BoM) Otomatis & Terstruktur

Odoo memungkinkan perusahaan membuat struktur produk secara detail:

  • Multi-level BoM

  • Routing proses produksi

  • Perhitungan biaya otomatis

Hasilnya:

  • Perencanaan produksi lebih akurat

  • Estimasi biaya produksi lebih jelas

2. Perencanaan Produksi Otomatis (MPS & MRP)

Odoo menghitung kebutuhan produksi berdasarkan:

  • Sales order

  • Forecast penjualan

  • Stok tersedia

  • Lead time supplier

Sistem akan otomatis menghasilkan:

  • Manufacturing Order

  • Purchase Request bahan baku

Produksi menjadi proaktif, bukan reaktif.

3. Monitoring Produksi Real-Time

Manajemen dapat memantau:

  • Status Work Order

  • Kapasitas mesin & work center

  • Progress produksi per batch

Dashboard real-time membantu pengambilan keputusan lebih cepat.

📊 4. Integrasi Gudang & Purchasing

Odoo menghubungkan:

  • Manufacturing

  • Inventory

  • Purchasing

  • Sales

Dampaknya:

  • Stok selalu update otomatis

  • Tidak ada lagi miskomunikasi antar departemen

  • Supply chain lebih efisien

5. Shop Floor Control & Digitalisasi Produksi

Operator produksi dapat:

  • Input progress via tablet/PC

  • Scan barcode bahan baku

  • Melaporkan downtime mesin

Proses produksi menjadi paperless dan minim human error.

Dampak Nyata Setelah Implementasi

Perusahaan manufaktur yang mengimplementasikan Odoo bersama PT Jidoka umumnya merasakan:

Pengurangan keterlambatan produksi
Penurunan biaya operasional
Akurasi stok meningkat
Lead time produksi lebih singkat
Visibilitas produksi real-time
Keputusan berbasis data

Mengapa Implementasi Bersama PT Jidoka?

Implementasi ERP bukan hanya soal software, tetapi juga:

  • Analisis proses bisnis

  • Customization sesuai kebutuhan industri

  • Training user & change management

  • Support jangka panjang

PT Jidoka berfokus memastikan sistem benar-benar digunakan dan memberi dampak bisnis nyata.

  

Hendi Hidayat
5 May, 2026
Share this post
Archive